SUMBER DAYA ALAM DAN LEMBAGA – LEMBAGA PEREKONOMIAN
DALAM ISALAM
MAKALAH
Di ajukan sebagai salah satu syarat untuk mengikuti ujian akhir
semester, mata kuliah P A I, Semester ,
Program studi S1 akutansi
STIE pembangunan Tanjung pinang
KELOMPOK 8
Disusun oleh
Nurul Azis Pahlupy
Muhammad Amin
Muliana oktaviani
Budianto saputra
Dosen pembimbing: Drs. H .Muhammad Idris, DM,MM,MSI
STIE pembangunan Tanjung pinang
Tanjung pinang- kepulauan Riau
Tahun ajaran 2013- 2014
|
|
|
|
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama ALLAH SWT Yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang, segala puji hanya bagiNya. Semoga sholawat beserta salam senantiasa
tercurahkan kepada junjungan kita, nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga dan
para sahabatnya, dan juga kepada para pengikutnya yang setia hingga akhir
zaman.
Puji syukur
Alhamdulilah kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan segala rahmat,hidayah,inayah-Nya. Sehingga penulisan makalah ini
dapat diselesaikan dengan baik dan lancar.
Makalah dengan judul “SUMBER DAYA ALAM DAN LEMBAGA – LEMBAGA PEREKONOMIAN
DALAM ISALAM” sebagai tugas
mata kuliah Agama.
Dalam penulisan makalah ini kami bayak menerima bantuan
bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini ,kami tidak
lupa mngucapkan terima kasih yang sedalam- dalamnnya kepada:.
1. Bapak
Drs. H .Muhammad Idris, DM,MM,MSI selaku dosen mata kuliah agama.
2.
Orang tua kami yang telah memberikan bantuan materiil dan spirtual.
3.
Teman-teman kami di STIE pembangunan Tanjung pinang umumnya dan kelas P1 akutansi khususnya atas segala bantuannya.
Penulis berharap makalah ini dapat memberikan manfaat bagi
mahasisa stie
pembanguanan tanjung pinang khususnya kelas P1 akutansi. Penulis menyadari bahwa dalam
penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna, karena masih banyak kekurangan
dan kesalahan. Maka penulis menerima
kritik dan saran yang bersifat membangun untuk meyempurnakan makalah ini.
Dengan makalah ini, penulis mengharapkan semoga makalah ini
dapat bermanfaat dan berguna bagi penulis serta pembaca pada umumnya
penulis
HALAMAN
JUDUL.................................................................................................................
KATA PENGANTAR ..............................................................................................................
DAFTAR ISI
.............................................................................................................................
PENDAHULUAN .....................................................................................................................
RUMUSAN
MASALAH……………………………………………………………………...
TUJUAN……………………………………………………………………………………....
BAB I
A. Sumber
Daya Alam
1.1.
keedudukan dan fungsi sumber daya alam
1.2 pengolahan sumber daya alam
1.3
pengolahan sumber secara sektoral
1.4
memelihara alam sekitar
BAB II
B. Lembaga-
Lembaga Perekonomian Dalam Islam
2.1 Bank
2.2 Koprasi
2.3 Asuransi
2.4 Baitul
Maal
BAB III
C. PENUTUP
3.1 Kesimpulan............................................................................................................................
3.2 Saran ………………………………………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA
.............................................................................................................
PENDAHULUAN
A.Latar
Belakang
Indonesia
merupakan salah satu Negara yang beruntung karena dianugrahi kekayaan alam yang
berlimpah, terutama minyak bumi, gas alam, beberapa jenis barang tambang,
mineral, hutan tropis dengan berbagai jenis kayu dan hasil hutannya, kekayaan
laut, dan sebagainya.
Pada dasarnya sumber daya alam itu dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu sumber daya alam yang tak dapat pulih atau tak dapat diperbaharui, sumber daya alam yang pulih atau dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang mempunyai sifat gabungan antara yang dapat diperbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui.
Perbedaan antara sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan sumber daya yang tak dapat diperbaharui hanyalah tergantung pada derajat keberadaannya. Perubahan jumlah dan kualitas sumber daya alam sepanjang waktu, tanpa melihat penggunaan sumber daya tersebut, dapat berarti peningkatan atau pengurangan, membaik ataupun memburuk, terus menerus ataupun bertahap pada laju yang konstan ataupun laju yang berubah-rubah.
Pada dasarnya sumber daya alam itu dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu sumber daya alam yang tak dapat pulih atau tak dapat diperbaharui, sumber daya alam yang pulih atau dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang mempunyai sifat gabungan antara yang dapat diperbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui.
Perbedaan antara sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan sumber daya yang tak dapat diperbaharui hanyalah tergantung pada derajat keberadaannya. Perubahan jumlah dan kualitas sumber daya alam sepanjang waktu, tanpa melihat penggunaan sumber daya tersebut, dapat berarti peningkatan atau pengurangan, membaik ataupun memburuk, terus menerus ataupun bertahap pada laju yang konstan ataupun laju yang berubah-rubah.
Dalam rangka mengatur masalah-masalah
duniawi ini, Islam mengatur system perekonomian ummat manusia yang bebas dari
intrik, penipuan dan siaft-sifat tidak terpuji lainnya, sehingga dengan
demikian di antara ummat manusia terjalin hubungan yang harmonis dan dinamis,
saling tolong menolong, saling menguntungkan di bawah kendali hukum syariah.
Hukum-hukum syariah tersebut telah dianalisis sedemikian rupa oleh para ulama,
sehingga daripadanya dikeluarkan teori-teori hukum, ketentuan-ketentuanh hukum
yang besifat teknis dan praktis dalam bentuk Fiqh Islam (Hukum Islam Praktis).
Lembaga keuangan telah berperan sangat besar dalam
pengembangan dan pertumbuhan masyarakat industri modern. Produksi berskala
besar dengan kebutuhan investasi yang membutuhkan modal besar tidak mungkin
dipenuhi tanpa bantuan lembaga keuangan. Lembaga keuangan merupakan tumpuan
bagi para pengusaha untuk mendapatakan tambahan modalanya melalui mekanisme
kredit dan menjadi tumpuan investasi melalui mekanisme saving. Sehingga lembaga
keuangan telah memainkan peranan yang sangat besar dalam mendistribusikan sumber-sumber
daya ekonomi di kalangan masyarakat, meskipun tidak sepenuhnya dapat
mewakili kepentingan masyarakat yang luas.
RUMUSAN MASALAH
1.bagaimana tinjauan aau
pengertian islam mengenai sumber daya
alam?
2.bagaimna cara memanfaatkan
sumberdaya alam yang tepat tan sedikitpun merusak
yang ada?
3.apakah perbedan bank dan koprasi
menurut islam?
4.dalam baitul maal untuk siapakan
sodaqoh ,infaq,zakat tersebut.?
TUJUAN
1.makalah ini disusun
sebagai bahan diskusi dan media pembelajaran dalam mata kuliah agama
2.untuk mengetahui lebih spesifik kegunaan
sumber daya alam dan cara menggunkannya dengan baik dan tidak merusak yang
sudah ada karena untuk keehidupan yang selanjutnya
3.supaya
terpenuhinya kebutuhan pokok untuk kelangsungan
hidup masyarakat.
BAB I
1. SUMBER DAYA ALAM
a. Pengertian
.
Sumber daya alam merupakan potensi yang dimiliki alam dan dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sumber daya alam dapat dikaitkan dengan kehidupan manusia. Manusia hidup di bumi ini, memakan segala sesuatu yang ada di bumi ini. Sumber daya alam selalu dikonsumsi oleh manusia, ibaratnya manusia membutuhkan sesuatu dan disediakan oleh alam. Namun, tidak selamanya sumber daya alam akan tersedia, akan ada pula masa-masa di mana sumber daya alam tersebut akan kritis bahkan habis. Oleh karena itu manusia perlu memikirkan cara serta melakukan tindakan dalam rangka menjaga alam kita ini, agar sumber daya alam terus tersedia.
Sumber daya alam merupakan potensi yang dimiliki alam dan dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sumber daya alam dapat dikaitkan dengan kehidupan manusia. Manusia hidup di bumi ini, memakan segala sesuatu yang ada di bumi ini. Sumber daya alam selalu dikonsumsi oleh manusia, ibaratnya manusia membutuhkan sesuatu dan disediakan oleh alam. Namun, tidak selamanya sumber daya alam akan tersedia, akan ada pula masa-masa di mana sumber daya alam tersebut akan kritis bahkan habis. Oleh karena itu manusia perlu memikirkan cara serta melakukan tindakan dalam rangka menjaga alam kita ini, agar sumber daya alam terus tersedia.
tambang tersebut.
Ayat alquran surat an-nahl ayat
(10-16)
Dia-lah
yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagiannya menjadi
minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat
tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air
hujan itu tanam-tanaman ; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah)
bagi kaum yang memikirkan. Dan Dia menundukan malam dan siang, matahari dan
bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukan (untukmu) dengan
perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda
(kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya), dan Dia (menundukkan pula) apa
yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya
pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum
yang mengambil pelajaran. Dan Dia-lah Allah yang menundukkan lautan (untukmu),
agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu
mengeluarkan dari lautan itu untuk perhiasan yang kamu pakai dan kamu melihat
bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari
karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. Dan Dia menancapkan gunung-gunung
dibuki supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan)
sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, dan (Dia ciptakan)
tanda-tanda (petunjuk jalan). Dan bintang-bintang itulah mereka mendapat
petunjuk (QS An-Nahl: 10-16).
1.1 KEDUDUKAN DAN FUNGSI SUMBER DAYA ALAM
Secara
ekologis, manusia adalah bagian dari lingkungan hidup. Komponen yang ada di
sekitar manusia yang sekaligus sebagai sumber mutlak kehidupannya merupakan
lingkungan hidup manusia. Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang terdapat
di alam yang berguna bagi manusia, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya baik untuk
masa kini maupun masa mendatang. Kelangsungan hidup manusia tergantung dari
keutuhan lingkungannya.Masalah lingkungan hidup dapat muncul karena adanya
pemanfaatan sumber daya alam dan jasa jasa lingkungan yang berlebihan sehingga
meningkatkan berbagai tekanan terhadap lingkungan hidup,
Sumber
daya alam memiliki peranan dalam pemenuhan kebutuhan manusia. Untuk memudahkan
pengkajiannya, pemanfaatan SDA dibagi berdasarkan sifatnya, yaitu SDA hayati
dan nonhayati.
·
Sumber daya alam hayati..
A.Tumbuhan
Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui proses fotosintesis.
Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui proses fotosintesis.
B.. Hewan,
peternakan, dan perikanan
Sumber daya alam hewan dapat berupa
hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan. Pemanfaatannya dapat sebagai
pembantu pekerjaan berat manusia, seperti kerbau dan kuda atau sebagai sumber
bahan pangan, seperti unggas dan sapi.
·
Sumber daya alam nonhayati
Ialah
sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat
dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya: air, angin, sinar matahari, dan
hasil tambang.
1.2 PENGOLAHAN
SUMBERDAYA ALAM
1. Dengan memahami
ketentuan syari’at Islam terhadap status sumber daya alam dan bagaimana sistem
pengelolaannya bisa didapat dua keuntungan sekaligus, yakni didapatnya sumber
pemasukan bagi anggaran belanja negara yang cukup besar untuk mencukupi
berbagai kebutuhan negara dan dengan demikian diharapkan mampu melepaskan diri
dari ketergantungan terhadap utang luar negeri bagi pembiayaan pembangunan
negara.
2. Sumber Daya Lahan atau
Tanah: Manusia berasal dari tanah dan hidup dari dan di atas tanah. Hubungan
antara manusia dan tanah sangat erat. Kelangsungan hidup manusia diantaranya
tergantung dari tanah dan sebaliknya, tanahpun memerlukan perlindungan manusia
untuk eksistensinya sebagai tanah yang memiliki fungsi: .Allah SWT berfirman surat
ASY SYU'ARAA' ayat 7-8
|
|
|
[26:7] Dan
apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di
bumi itu ber bagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?
|
3. Sumber Daya
Air: Selain lahan atau tanah, yang tak kalah pentingnya adalah air. “Everything
originated in the water. Everything is sustained by water”. Manusia
membutuhkan air untuk hidupnya, karena dua pertiga tubuh manusia terdiri dari
air. Allah SWT berfirman surat AL
MURSALAAT ayat 27
|
|
|
waja'alnaa
fiihaa rawaasiya syaamikhaatin wa-asqaynaakum
maa-an furaataan
|
|
[77:27] dan Kami
jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan
air
|
4. Manusia telah diperingatkan Allah
SWT dan Rasul-Nya agar jangan melakukan kerusakan di bumi, akan tetapi manusia
mengingkarinya. Allah SWT berfirman surat AL
BAQARAH ayat 11
|
|
|
[2:11]
Dan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah kamu membuat kerusakan di
muka bumi24". Mereka menjawab:
"Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan."
|
. Keingkaran mereka disebabkan karena keserakahan mereka dan mereka
mengingkari petunjuk Allah SWT dalam mengelola bumi ini. Sehingga terjadilah
bencana alam dan kerusakan di bumi karena ulah tangan manusia.
1.3 PEENGOLAHAN SUMBER DAYA ALAM SECARA SEKTORAL
Peengolahan sumber daya alam secara
sektoral itu terbagi beberapa sector. Adanya perbedan sumber- sumber alam ,
dengan di dorong olegh perkmbangan teknologi yang di capai umat manusia,telah
menghasilkan spealisasi di bidang kegiaan usaha dan kegiatan kerja.
Berdasarkan
kreteria –kreteria tertentu kita dapat mengelompokkan kegiatan usaha menjadi
sebagai berikut. Sektor pertanian, perikanan, perternakan , perdagangan, industri,
pertambangan. dsb
1.4 MEMELIHARA ALAM SEKITAR
Cara-cara
melestarikan alam dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. Menanam
pohon sebanyak-banyaknya
2. Membuang
dan mengolah sampah dengan sebaik-baiknya
3.
Melindungi hewan-hewan di sekitar kita
4.
Menjaga Kebersihan Alam
5.
Mengurangi polusi
6.
Minimalkan Pembangunan Yang Mengurangi Lahan Hutan
7.
Meningkatkan Kepedulian Kita terhadap alam
BAB II
LEMBAGA- LEMBAGA PEREKONOMIAN DALAM ISLAM
2.1
BANK
Bank adalah badan
usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan
menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk
lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. usaha perbankan
meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana, menyalurkan dana, dan memberikan
jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana merupakan kegiatan
pokok
Bank berfungsi
dalam ekonomi sebagai berikut
a.
menerima deposito
b.
mendorong dan menerima abungan
c.
memberikan pinjaman aau kredi
d.
mengedarkan uang keras (khusunya bagi bank sentral )
e.
jasa bank lain
2.2
KOPERASI
Penjelasan
UUD 1945 menyatakan bahwa bangunan usaha yang sesuai dengan kepribadian bangsa
indonesia adalah koperasi. Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang
dijalankan berdasarkan asas kekeluargaan. inti dari koperasi adalah kerja sama,
yaitu kerja sama diantara anggota dan para pengurus dalam rangka mewujudkan
kesejahteraan anggota dan masyarakat serta membangun tatanan perekonomian
nasional. Sebagai gerakan ekonomi rakyat, koperasi bukan hanya milik orang kaya
melainkan juga milik oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
Fungsi dan peran koperasi
Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4
dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu
mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya
mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat,
mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa
berorganisasi bagi pelajar bangsa
2.3
ASURANSI
Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk
merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis dimana perlindungan finansial (atau
ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain
sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat
diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit,
dimana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu
sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.
Istilah "diasuransikan" biasanya merujuk
pada segala sesuatu yang mendapatkan perlindungan.
Fungsi Asuransi :
1. Transfer Resiko
Dengan membayar premi yang relatif kecil, seseorang atau perusahaan dapat memindahkan ketidakpastian atas hidup dan harta bendanya (resiko) ke perusahaan asuransi
2. Kumpulan Dana
Premi yang diterima kemudian dihimpun oleh perusahaan asuransi sebagai dana untuk membayar resiko yang terjadi.
1. Transfer Resiko
Dengan membayar premi yang relatif kecil, seseorang atau perusahaan dapat memindahkan ketidakpastian atas hidup dan harta bendanya (resiko) ke perusahaan asuransi
2. Kumpulan Dana
Premi yang diterima kemudian dihimpun oleh perusahaan asuransi sebagai dana untuk membayar resiko yang terjadi.
2.4 BAIUL MAAL
Baitul
Maal (Bait = Rumah, Maal = Harta), yaitu
menerima titipan dana zakat, infak dan shadaqah serta mengoptimalkan
distribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya. Tugas khusus dari baiutul maal menangani segala harta umat, baik berupa
pendapatan maupun pengeluaran negara.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Bahan alam yang berasal dari anorganik sangatlah banyak kita pergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun pemanfaatan bahan alam yang berasal dari anorganik ini tidak bisa langsung dipergunakan, harus melalui proses pengolahan yang baik. Pengolahan dengan menggunakan teknologi tinggi akan menghasilkan barang yang bernilai tinggi pula dan mempunyai kualitas yang bermutu. Disamping itu juga harus memperhatikan prinsip-prinsip pemanfaatan bahan alam seperti : prinsip ekoefisiensi, prinsip pemanfaatan berkelanjutan, prinsip kemakmuran, keadilan dan pemerataan, prinsip rasionalisasi, prinsip penggunaan tata ruang yang benar dan prinsip keseimbangan daya dukung lingkungan. Walaupun dalam pengolahan bahan alam sudah baik tetapi juga tidak lepas dari hambatan-hambatan dalam proses pemanfaatanya.
Bahan alam yang berasal dari anorganik sangatlah banyak kita pergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun pemanfaatan bahan alam yang berasal dari anorganik ini tidak bisa langsung dipergunakan, harus melalui proses pengolahan yang baik. Pengolahan dengan menggunakan teknologi tinggi akan menghasilkan barang yang bernilai tinggi pula dan mempunyai kualitas yang bermutu. Disamping itu juga harus memperhatikan prinsip-prinsip pemanfaatan bahan alam seperti : prinsip ekoefisiensi, prinsip pemanfaatan berkelanjutan, prinsip kemakmuran, keadilan dan pemerataan, prinsip rasionalisasi, prinsip penggunaan tata ruang yang benar dan prinsip keseimbangan daya dukung lingkungan. Walaupun dalam pengolahan bahan alam sudah baik tetapi juga tidak lepas dari hambatan-hambatan dalam proses pemanfaatanya.
Islam adalah satu-satunya
agama yang sempurna yang mengatur seluruh sendi kehidupan manusia dan alam
semesta. Kegiatan perekonomian manusia juga diatur dalam Islam dengan prinsip
illahiyah. Harta yang ada pada kita, sesungguhnya bukan milik manusia,
melainkan hanya titipan dari Allah SWT agar dimanfaatkan sebaik-baiknya demi
kepentingan umat manusia yang pada akhirnya semua akan kembali kepada
Allah SWT untuk dipertanggungjawabkan.
3.2 Saran
Bahan alam yang berasal dari anorganik terutama bahan tambang tidak dapat diperbarui. Sebaiknya penggunaannya harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, Karena jumlahnya sangat terbatas. Selain itu kita juga harus mencari solusi, bagaimana agar bahan tambang yang merupakan bahan alam yang tidak dapat diperbarui itu dapat kita ganti dengan bahan alternatif. Sehingga bahan-bahan alam yang tersebut masih bisa kita manfaatkan dalam jangka waktu yang lama.
Bahan alam yang berasal dari anorganik terutama bahan tambang tidak dapat diperbarui. Sebaiknya penggunaannya harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, Karena jumlahnya sangat terbatas. Selain itu kita juga harus mencari solusi, bagaimana agar bahan tambang yang merupakan bahan alam yang tidak dapat diperbarui itu dapat kita ganti dengan bahan alternatif. Sehingga bahan-bahan alam yang tersebut masih bisa kita manfaatkan dalam jangka waktu yang lama.
Ekonomi
dalam Islam mengajarkan seorang muslim harus memperhatikan ketentuan-ketentuan
syari’at, dimana Islam
sebagai way of life, sebagai rahmatan lil alamin telah
memberikan petunjuk kepada kita tentang bagaimana suatu keteraturan itu
dibentuk disemua lini kehidupan baik dunia maupun akhirat, termasuk aturan
dalam bermuamalah atau kita persempit lagi, aturan berekonomi. Dalam
perekenomian Islam tersebut sangat dilarang yang namanya riba
dan sejenisnya. Hal ini dilarang karena dapat merugikan baik dalam bentuk materi atau lainnya. Oleh karna itu, hendaknya
kita melakukan suatu usaha ekonomi secara
jujur, terbuka tanpa ada suatu hal yang ditutupi agar tidak ada pihak
yang dirugikan.
DAFTAR ISI
Imtihana, Aida, dkk. 2009. Buku Ajar Mata
Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan
Tinggi Umum. Palembang: Universitas Sriwijaya
Yasin, Maskoeri.1986.Ilmu Alamiah Dasar.Jakarta:PT
Raja Grafindo Persada.
http://catatankuliah-ku.blogspot.com/2010/12/makalah-sumber-daya-alam.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam
http://catatankuliah-ku.blogspot.com/2010/12/makalah-sumber-daya-alam.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam
http://mediaasuransi.blogspot.com/2008/03/pengertian-dan-sejarah-asuransi.html
http://radenbeletz.com/arti-asuransi-definisi-fungsi-asuransi.html
http://radenbeletz.com/arti-asuransi-definisi-fungsi-asuransi.html
Djazh, Dahlan Pengtahuan
Perkoprasian (Jakarta: PN Balai Pustaka, 1977) hlm. 26,27
Tidak ada komentar:
Posting Komentar